Gerhana Matahari terjadi ketika bulan terletak di antara bumi dan matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari. Gerhana Matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana matahari penuh(total), gerhana matahari sebagian(parsial) dan gerhana matahari cincin(annular).
Fenomena Gerhana Matahari yang akan terjadi besok Jum'at (15/01/2010) merupakan gerhana matahari cincin(annular) yaitu bundaran bulan tidak sepenuhnya menutupi matahari sehingga masih tersisa bagian yang bercahaya. yang mengesankan seperti cincin.
Namun "Gerhana Matahari Cincin yang akan muncul besok hanya akan terlihat jelas di Afrika Tengah, India Selatan, Myanmar dan China", kata riset astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Profesor Thomas Djamaluddin kepada detikcom kamis (14/01/2010). Daerah lain termasuk Indonesia hanya mendapat gerhana matahari sebagian. Hal ini tidak jauh beda dengan apa yang di ungkapkan oleh kepala Observatorium Boscha, Hakim L Malasan.
Cuaca mendung dan hujan memang mebuat para astronom khawatir fenomena ini akan sulit terlihat. Namun LAPAN memberikan Bocoran tempat-tempat untuk melihat Gerhana Matahari yang akan terjadi Besok.
"Di Indonesia, gerhana matahari hanya terlihat di Sumatera, Kalimantan, Jawa Barat hingga Jawa Tengah, Sulawesi utara, dan Lhokseumawe", Kata Thomas.
Lama gerhana diperkirakan sekitar 2 jam, mulai pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB tergantung dari lokasinya. Nah, untuk mereka yang tinggal di Jakarta, gerhana akan terjadi pukul 14.33-16.00 WIB dengan kegelapan hanya 11 persen. Di Bandung, gerhana terjadi pukul 14.39-15.55 WIB dengan kegelapan 8 persen.
“Di Indonesia, gerhana matahari hanya terlihat di Sumatera, Kalimantan, Jawa Barat hingga Jawa Tengah, Sulawesi Utara dan Lhokseumawe,” kata Thomas.
Lebih lanjut Thomas memberikan keterangan lebih lengkap mengenai persentase penampakan gerhana di masing-masing daerah yang akan dilewati.
Menurutnya, di wilayah Sumatera fenomena gerhana akan terlihat sebesar 10 hingga 60 persen, Kalimantan sekira 0 sampai 20 persen, Jawa Barat hingga Jawa Tengah akan bisa terlihat sebesar 0 sampai 11 persen dan Sulawesi Utara sekira 0 sampai lima persen.
Lhokseumawe diprediksi menjadi wilayah yang berpeluang lebih besar bisa melihat gerhana. Persentase kemunculan gerhana di wilayah ini diperkirakan sebesar 53,7 persen dan berlangsung pada pukul 13.45 WIB sampai 16.44 WIB.
Seperti yang diprediksikan oleh Boscha sebelumnya, untuk Indonesia, gerhana yang akan muncul besok tidak akan terlalu istimewa karena hanya akan terlihat sebagian. Namun bagi negara-negara yang dilewati gerhana secara penuh, fenomena gerhana kali ini akan menjadi fenomena gerhana Matahari yang istimewa dengan durasi terpanjang abad ini, karena akan berlangsung sekitar tiga hingga empat jam lamanya.
Karena durasinya bervariasi, maka bagi umat Islam terdapat situasi kondisional untuk menunaikan ibadah shalat sunah gerhana matahari.
Geometri gerhana matahari ini mirip dengan gerhana matahari cincin 27 Januari 632 yang bersejarah, karena terjadi bersamaan dengan wafatnya Ibrahim, putra Rasulullah SAW dari istri Mariah Qibthiyah dan menjadi sebab diturunkannya perintah melaksanakan shalat sunah gerhana. Pada saat itu lintasan umbra berbentuk hampir sama dengan lintasan umbra gerhana matahari cincin 2010 ini, hanya saja lokasinya sedikit bergeser ke utara dengan melitasi Semenanjung Arabia Selatan.
Tips Melihat Gerhana Matahari
Jika anda ingin melihat gerhana, jangan lupa memakai kaca mata hitam untuk keamanan mata. Gerhana matahari juga bisa dilihat dengan plastik film, atau klise foto bekas.
"Bisa juga melubangi kertas dengan jarum. Sorot matahari yang lewat lubang jarum bisa direfleksikan ke tanah, kertas atau media lain. Nanti gerhananya kelihatan di situ," pungkas Thomas.